Unknown Unknown Author
Title: Sapuan Didukung 4 Parpol Besar, Yusril Izha Mahendra Penasehat
Author: Unknown
Rating 5 of 5 Des:
METRO – Tampaknya H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA tidak main-main menghadapi Pemilihan bupati (Pilbup) kali ini. Ia terus menyiapkan diri dari se...

METRO – Tampaknya H. Sapuan, SE,Ak,MM,CA tidak main-main menghadapi Pemilihan bupati (Pilbup) kali ini. Ia terus menyiapkan diri dari semua lini. Kabar teranyar putra kelahiran Teramang Jaya ini sudah mengunci dukungan dari 4 partai besar, yaitu Gerindra, PKB, PKPI dan PDI Perjuangan. Sementara PPP, PKS dan Golkar masih dalam perundingan, diperkirakan juga akan memberi dukungan. Sementara dengan NasDem, Demokrat dan Hanura belum ada pembicaraan serius, namun kabarnya juga dalam incarannya. Tidak hanya itu, Sapuan juga sudah menunjukkan seorang ahli hukum tata negara kenamaan, yaitu Prof. Yusril Ihza Mahendra sebagai penasehat hukumnya.
Novesta Herman, yang merupakan orang dekat Sapuan, membenarkan SPN sudah mendapat dukungan dari partai politik. Dimana beberapa hari lalu proposal yang diajukan ke partai dibalas. Sapuan langsung dipanggil dan diminta menyiapkan segala sesuatunya, untuk persiapan mendaftara di KPU kelak. Sebagian besar parpol tertarik dengan lamaran Sapuan, karena disertai dengan hasil survey resmi LSI yang menunjukkan  Sapuan bisa memenangi Pilkada kelak.
‘’Kalau saya katakan sudah pasti, kita belum mendaftar ke KPU, yang jelas dukungan dari partai sudah ada. Semua yang memberi dukungan adalah partai besar,’’katanya.
Terkait dengan penunjukkan Yusril sebagai penasehat hukumnya, Herman membenarkannya. Bahkan dua hari lalu Sapuan dan Yusril sudah melakukan penandatanganan kontrak kerjasama. Tujuannya hanya selaku penasehat, jika memang terjadi permasalahan kemudian hari hingga ke PTUN, maka Yusril sebagai pengacaranya.
‘’Yusril sebagai penasehat hukum, itu tujuannya untuk membimbing dalam melaksanakan berbagai kegiatan terutama menyangkut dengan Pilkada kelak,’’ tegasnya.
Herman juga menanggapi isu adanya pejabat atau PNS yang mengarah dukungan pada salah satu kandidat. Mereka mengharapkan semua itu hanya sebatas isu, namun jika terbukti, maka akan digugat secara hukum. Sebaiknya pejabat tidak ikut dalam persaingan Pilkada nanti. Jika Sapuan keluar sebagai pemenang Pilkada, maka pemerintahannya mengutamakan orang-orang yang profesional.
‘’Sebaiknya pejabat tetap profesional, Sapuan ingin menciptakan pemerintahan yang bersih kalau terpilih. Tidak ada istilah orang dekat atau mendatangkan pejabat dari luar. Ia ingin bekerjasama dengan orang-orang yang profesional. Kalau terbukti pejabat berpolitik, siap-siap saja kita tidak segan bawa ke meja hukum,’’ tutupnya.
Dikutib dari Account FB nya, Sapuan secara terbuka mengatakan dirinya siap menjadi salah seorang bakal calon bupati Mukomuko periode mendatang. Ia tengah mengikuti proses mekanisme pengusungan bakal calon bupati melalui organisasi partai politik, mulai dari proses di tingkat kabupaten, provinsi sampai dengan pusat. Dikarenakan Undang-Undang tentang pemilihan kepala Daerah baru seumur jagung sambil menunggu detail juklak/juknis yang masih diproses, Sapuan mengakui berencana akan menunjuk penasehat hukumnya, yaitu ahli tatanegara yaitu Prof. Yusril Ihza Mahendra.(jar)

About Author

Advertisement

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

 
Top